Pages

Rabu, 26 Agustus 2009

biarlah anjing menggonggong kafilah berlalu

tulislah apa yang paling kamu rasakan saat ini.
ya itu,saran dari salah seorang penulis...

di kehidupan pasti banyak komentar yang baik ataupun buruk mengenai apa yang menjadi sudut pandang kita.
saya rasa salah satu hal yang gak bisa dikendalikan adalah opini orang lain tentang apa yang udah kita buat.
mungkin kalo sebuah kritik itu bisa membangun,tapi kalo misalnya hinaan??
yah,saya juga kadang suka rada marah,,tapi coba aja pahami,
walaupun mereka berkomentar negatif,,mereka udah mau susah susah buat ngeliat,ngebaca,ngebacot,dan ngomentarin apa yang kita lakukan.
kalo ngeliat dari sudut pandang itu,saya jadi ngerasa kasian sendiri ke mereka,
cz dari sekian banyak usaha mereka buat ngurusin atau mau tau urusan kita,yang keluar dari mereka hanya kata kata kosong,hinaan yang gak ada artinya.mereka gak sadar bahwa dunia penuh realita yang emang kadang gak sesuai dengan apa yang mereka mau,atau mereka inginkan.
ini tips dari saya aja,buat ngehadapin orang yang komentarnya gak bermutu,alias gak ada benernya dan bikin kamu marah.

misal kamu dihina dan diejek mengenai pendapat kamu(bedain ma dikritik ya?)
hal yang pertama kamu lakuin adalah tarik nafas(buat ngehindarin emosi yang mau ke ubun ubun).
dan coba pahami apakah kata kata mereka ada benernya?
kalo gak ada benernya,dan yang ada hanya hinaan dan makian..
kamu bilang aja ma diri sendiri,"gw nyaman ko,dan menyukai keadaan itu,dan mereka hanya menyampaikan pendapatnya,so kenapa gw mesti marah.."
dan yang ketiga,gak usah dilayanin.biasanya orang orang kaya gitu adalah orang orang looser yang iri tentang apa yang ada di diri kamu,orang yang penuh kedengkian (kata aa gym),jadi gak usah dilayanin,,
kalo dia masih kaya gitu,,seperti saran dari temen saya "hadapi dengan bijaksana",
dan pake prinsip biarkan anjing menggonggong dan kafilah berlalu,,

yah dengan sekian banyak kejadian yang tak terduga didunia ini,dengan banyak makian,hinaan,pujian yang bertebaran.
saya hanya ingin mengucapkan terimakasih atas semua kata kata kalian tentang saya..

""looser,bodoh,gila,sombong,pundungan,dorks,gak tau malu,""

dan berbagai komentar lainnya..

makasih..

tanpa kalian yang iri dengan kehidupanku,yang dengan rela mencampuri urusanku,dan dengan ikhlas mengeluarkan tenaga untuk menghinaku,hidupku tak akan terasa bermakna,karena ku tau masih ada didunia yang memperhatikanku.

aku sangat terharu...
you make my day



abi_independent_writer Selengkapnya.....

Sabtu, 15 Agustus 2009

ther"s no me without them

hehehehe,postingan kali ini spesial buat para kaum barbar yang menamakan diri mereka the p3k gank.tanpa mereka gw gak akan jadi seperti gw yang sekarang,mereka yang ada buat sebuah tawa,duka,kesepian ,perjuangan,cinta,petualan
gan,ke"REBEL"an masa muda,menikmati setiap teguk semangat untuk mempelajari hal baru,bagi kita gak pernah ada yang salah waktu itu,karena kita adalah sekumpulan anak anak yang baru belajar mengerti dunia dan belum dipengaruhi oleh idealisme manapun.

gw berterimakasih kepada..

frix,thanks buat pelajaran filsafatnya(membuat gw berpandangan beda mengenai dunia)

defgan buaya,yang terpenting dalam hidup ialah mensyukurinya,,hehe keep struggle bro,kepakan sayapmu

bob,jangan ketauan lagi liat bokep di warnet bro,era nyaho jadi tersangka teh.hahahaha,thanks 4 all quality time,curhatan tentang keluarga,kehidupan,dan masa depan

bolang,teruskan bawa kami dalam kegilaan petualanganmu

arko.I studied about narcisme..hehehehe

uden,teruskan buat mempertahankan apa yang kau yakini

galih,terima kasih dah mengajarkan sastra dan indahnya patah hati

pindunk,mang nasi padang 1 porsi!!wehehehehe

baduii,,dui hampura pisaannn,perasaan gak bisa dijelaskan dengan kata kata euy,,I love her


heheheheheeh
gw bersyukur mengenal mereka semua..
dont stop to make a dream comes true,,bos
Selengkapnya.....

Kamis, 06 Agustus 2009

anomali

anomali

As we live on we lose things little by little
we stand speechless
hidden with falsehood and lies

sang surya memancarkan arsiran arsiran cahaya dan gurat gurat kehangatan.
menari nari diatas kulitku yang masih terbalut dinginnya pagi itu.aku tak bisa berpikir,hal apa yang harus kusyukuri lebih dulu,
sang surya yang telah menyelimutiku,ataukah sang dinginnya pagi yang membuatku lebih menghargai nikmatnya hangat.
seperti halnya orang yang lebih bisa berbahagia setelah dia mengelami kelamnya duka.ataukah duka adalah sisi lain dari rasa bahagia?..
ah sudahlah,aku tak peduli akan hal itu,karena kecerobohanku mengakibatkanku terdiam disini,duduk di sebuah stasiun yang belum ramai penumpang.
kenapa belum ramai penumpang?!.karena hari ini adalah hari libur nasional untuk merayakan pesta akbar megahnya pilpres tahun ini,
yang dalam versi kaum putih hal itu merupakan omong kosong birokrasi.

ini hari terakhirku melakukan pekerjaan riset dari sebuah lembaga survei yang akupun tak tau dimana alamatnya.
pekerjaan sampingan yang kulakukan ditengah padatnya ujian kuliah yang memang 2 minggu itu sedang UAS.mungkin yang kulakukan adalah hal bodoh bagi mahasiswa yang
menelungkupkan diri diatas buku dan diktat kuliah yang tebal.tapi biarlah aku disebut bodoh,karena mereka tidak tahu bahwa aku belajar hal lain.mempelajari
mata kuliah mengenai kehidupan yang tak diberikan oleh dosen dosen yang memang hanya mengajarkan teori dasar menciptakan sebuah algoritma.
aku berjuang untuk mencari rezekiku sendiri yang memang telah dituliskan dalam goresan takdir oleh sang Maha Kuasa.

aku menahan kantuk,karena beberapa hari ini harus membagi waktu antara belajar dan bekerja.sambil melihat seorang bapak yang berjalan menjauh,
bapak baik hati yang memberitahu bahwa seharusnya aku turun distasiun berikutnya,menyadarkanku akan kebodohan diri sendiri yang malu bertanya.
kalo saja tadi didalam kereta aku berani untuk bertanya,mungkin aku tak disini,menunggu kereta berikutnya yang datang kira kira 15 menit lagi,padahal aku sudah hampir telat untuk sampai ditujuan.

selama proses menunggu itu aku tertarik mengamati gerombolan anak jalanan yang tidur di ruang tunggu bagi penumpang,kumal tak terurus.tanpa alas apa apa,kulitnya menyembulkan rasa ngilu ketika setiap orang melihatnya,daki yang melingkar di leher,badan kurus.memakai baju SD yang setidaknya mereka pernah merasakan candu ilmu disekolah tingkat yang paling dasar.kalo tidak salah ada 3 orang mereka tertidur disana.rumah mereka beratapkan langit dan beralas tanah.

seorang anak bangun,melihat sekeliling,mengecek apakah ada keajaiban pada dunia hari ini.dia berjalan,menuju sebuah tempat sampah diujung jalan.mengais ngais tempat sampah untuk mencari seoongok makanan yang bisa digunakan untuk nertahan.bertahan dari semua ketidak pastian.

mereka anak anak yang menjadi salah satu titik wktu yang oleh zaman bisa ditenggelamkan atau dimunculkan.sebuah bingkai kecil dari aljabar kehidupan.potret kehidupan sehari hari bangsa yang sering muncul,bukan sering lagi malah,tapi sudah menjadi akar budaya kita.
mungkin tuhan punya rencana lain,kaena melalui merekalah aku belajar tentang kehidupan.. Selengkapnya.....